Kamis, 08 Juni 2017

DASAR – DASAR AKUNTANSI



MAKALAH PENGANTAR MANAJEMEN BISNIS
DASAR – DASAR AKUNTANSI




Disusun Oleh:
DICKY RUSADI                  (1695124008)
DZIKIR MULYA S.              (1695124009)
IHZA DANY E. T.                (1695124010)


Dosen Pembimbing:
IGL Putra Eka Prismana, S. Kom, M. Kom
Radityo Wiratsongko, S. Kom, M. M


PRODI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI
TEBUIRENG-JOMBANG
2016





KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWTkarena telah melimpahkan rahmatNya sehingga makalah Jenis – Jenis Laporan Keuangan ini dapat terselesaikan pada waktunya.selawat dan salam, marilah sama-sama kita lambungkan kepada janjungan alam semesta Muhammad S A W. Dimana oleh beliau telah membawa kita dari alam yang tidak berilmu pengetahuan ke alam yang penuh ilmu pengetahuan seperti yang kita rasakan saat ini, Makalah ini dibuat guna untuk menambah wawasan kita semua dan juga awal untuk memulai dasar akuntansi.



BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Laporan keuangan disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan
Wardhani (2008) menyatakan fleksibilitas akan mempengaruhi perilaku manajer dalam melakukan pencatatan akuntansi dan pelaporan transaksi keuangan perusahaan. Kebebasan dalam memilih metode ini, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan laporan keuangan yang berbeda-beda di setiap perusahaan. Karena aktivitas perusahaan yang dilingkupi dengan ketidakpastian maka penerapan prinsip konservatisme menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam kaitannya dengan akuntansi dan laporan keuangannya. Konsep ini mengakui biaya dan rugi lebih cepat, mengakui pendapatan dan untung lebih lambat, menilai aktiva dengan nilai yang terendah, dan kewajiban dengan nilai yang tertinggi.
Konservatisme merupakan prinsip akuntansi yang jika diterapkan akan menghasilkan angka-angka pendapatan dan aset cenderung rendah, serta angka-angka biaya cenderung tinggi. Akibatnya, laporan keuangan akan menghasilkan laba yang terlalu rendah (understatement). Kecenderungan seperti itu terjadi karena konservatisme menganut prinsip memperlambat pengakuan pendapatan serta mempercepat pengakuan biaya. Secara tradisional, konservatisme dalam   akuntansi dapat diterjemahkan melalui pernyataan tidak mengantisipasi keuntungan, tetapi megantisipasi semua kerugian (Watts, 2003a)


1.2 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan Makalah ini yaitu:
  1. Untuk mengetahui pengertian akuntansu
  2. Mengetahui poin penting dari akuntansi




BAB II
Landasan Teori

A.       Pengertian Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai
bahasa bisnis.

B.        Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

C.   Laporan Dasar Akuntansi

Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja. Pihak Yang Menggunakan dan Membutuhkan Informasi / Laporan Akuntansi – Belajar Ilmu Akutansi / Accounting

1. Pihak Internal
Pihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.




2. Pihak Eksteral / External

a. Investor
Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.

b. Pemegang saham / pemilik perusahaan
Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
c. Pemerintah
Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.

d. Kreditur
Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.

e. Pihak Lainnya
Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.

D. Macam dan Jenis Perkiraan atau Akun dalam Akuntansi : Harta / Aset / Aktiva, Kewajiban / Hutang / Pasiva dan Modal – Akutansi

1. Harta / Aset / Aktiva
Harta adalah benda baik yang memiliki wujud maupun yang semu yang dimiliki oleh perusahaan. Klaim atas harta yang tidak berwujud disebut ekuitas / equities yang dapat mendatangkan manfaat di masa depan.

a. Harta Lancar / Aktiva Lancar / Current Assets
Harta lancar adalah harta yang berbentuk uang tunai maupun aktiva lainnya yang dapat ditukarkan dengan uang tunai dalam jangka satu tahun.
Contoh : piutang dagang, biaya atau beban dibayar di muka, surat berharga, kas, emas batangan, persediaan barang dagang, pendapatan yang akan diterima, dan lain sebagainya.

b. Harta Investasi / Aktiva Ivestasi / Investment Assets
Harta Investasi adalah harta yang diinvestasikan pada produk-produk investasi untuk mendapatkan keuntungan.
Contoh : Reksadana, saham, obligasi, dan lain-lain.

c. Harta Tak Berwujud / Intangible Assets
Aset tak berwujud adalah harta yang tidak memiliki bentuk tetapi sah dimiliki perusahaan dan dapat menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.
Contoh : Merk dagang, hak paten, hak cipta, hak pengusahaan hutan / hph, franchise, goodwill, dan lain sebagainya.

d. Harta Tetap / Aktiva Tetap / Fixed Assets
Harta tetap adalah harta yang menunjang kegiatan operasional perusahaan yang sifatnya permanen kepemilikannya.
Contoh : Gedung, mobil, mesin, peralatan dan perlengapan kantor, dan lain-lain.

e. Harta Lainnya / Other Assets
Harta lain adalah perkiraan atau akun yang tidak dapat dikategorikan pada harta atau aset di atas baik dalam bentuk aset tetap, aset investasi, aset tak berwujud dan aset lancar.
Contoh : Mesin rusak, uang jaminan, harta yang masih dalam proses kepengurusan yang sah, dan lain-lain.

2. Kewajiban / Hutang / Pasiva / Liabilities

Hutang adalah kewajiban perusahaan pada pihak ketiga untuk melakukan sesuatu yang pada umumnya dalah pembayaran uang, penyerahan barang maupun jasa pada waktu-waktu tertentu.

a. Hutang Lancar / Kewajiban Lancar / Current Liabilities
Hutang lancar adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam tempo satu tahun.
Contoh : hutang dagang, beban yang harus dibayar, hutang dagang, hutang pajak, pendapatan diterima di muka, dan lain sebagainya.

b. Hutang Jangka Panjang / Long-Term Liabilities
Hutang jangka panjang adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari setahun.
Contoh : Hutang hipotek, hutang obligasi yang jatuh tempo lebih dari setahun, hutang pinjaman jangka panjang, dan lain sebagainya.

c. Hutang lain-lain / Other Payable
Perkiraan atau akun ini digunakan untuk mencatat hutang lain yang tidak termasuk pada hutang lancar dan hutang jangka panjang.
Contoh : uang jaminan, hutang pada pemegang saham, dan lain sebagainya.

3. Modal / Capital
Modal adalah hak milik atas kekayaan dan harta perusahaan yang berbentuk hutang tak terbatas suatu perusahaan kepada pemilik modal hingga jangka waktu yang tidak terbatas. Rumus modal adalah harta atau aset dikurangi dengan kewajiban atau hutang.
Contoh Modal : modal disetor, prive, modal komanditer, laba ditahan, agio saham, saham preferen & biasa, simpanan-simpanan, sisa hasil usaha atau shu, dan lain sebagainya.

Tambahan :
- Rumus Aktiva —> Aktiva = Kewajiban + Modal

Proses Akuntansi Dasar – Klarifikasi, Pencatatan, Merangkum, Interpretasi Dan Pelaporan – Pengetahuan Dasar Akutansi
Akutansi memiliki proses yang terdiri dari tahapan-tahapan untuk dapat menghasilkan laporan yang diinginkan dan dilakukan oleh akuntan.

1. Proses Mengklarifikasi Transaksi
Tahap yang awal ini adalah di mana dilakukan suatu pembagian transaksi suatu organisasi atau perusahaan ke dalam jenis-jenis tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Contoh seperti membagi transaksi yang masuk ke dalam penjualan, pembelian, pengeluaran kas, penerimaan kas dan lain sebagainya ke dalam masing-masing bagian. Sedangkan untuk transaksi yang jumlahnya kecil dan jarang terjadi bisa sama-sama dimasukkan ke dalam jenis kategori yang sama yaitu transaksi rupa-rupa.

2. Proses Mencatat Dan Merangkum
Setelah melakukan pengklarifikasian data selanjutnya adalah melakukan pencatatan. Masukkan transaksi yang ada ke dalam jurnal yang tepat sesuai urutan transaksi terjadi atau kejadiannya. sumber-sumber yang dapat dijadikan bukti adanya transaksi yaitu seperti kertas-kertas bisnis semacam bon, bill, nota, struk, sertifikat, dan lain sebagainya. Jurnal yang umumnya ada pada jurnal akuntasi yaitu seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas dan jurnal umum. Setelah transaksi dimasukkan ke dalam jurnal-jurnal yang ada, maka selanjutnya adalah memasukkan jurnal ke dalam buku besar secara berkala. Hasil pemindahan ke dalam buku besar tersebut akan terlihat dari rangkuman neraca percobaan.

3. Proses Menginterpretasikan Dan Melaporkan
Setelah kedua proses di atas dijalankan, maka proses yang terakhir adalah melakukan pembuatan kesimpulan dari kegiatan atau pekerjaan laporan keuangan sebelumnya. Segala hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan diungkapkan pada laporan keuangan tersebut.
Dari informasi laporan keuangan baik dalam bentuk laporan rugi laba, laporan modal dan neraca seseorang dapat mengetahui apa yang terjadi pada suatu perusahaan, apakah sudah sesuai dengan tujuan perusahaan dan informasi tersebut dapat menjadi acuan atau pedoman bagi manajemen untuk mengambil keputusan kebijakan pada organisasi perusahaan demi mencapai kondisi yang diinginkan.

Memahami Persamaan Akuntansi (Contoh Kasus Sederhana Sehari-Hari) Dalam belajar akuntansi sangat penting untuk mengetahui persamaan akuntansi, persamaan akuntansi ini sangat berguna dalam penyusunan laporan keuangan. Dengan menggunakan transaksi sehari-hari dan sederhana sebagaimana yang diuraikan dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, maka kita dapat mempelajari bagaimana caranya mencatat transaksi pada sisi debet dan sisi kredit.
Berdasarkan yang telah dipelajari dalam catatan Belajar Akuntansi Debet dan Kredit maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya dengan cara sebagai berikut :

1. Lihatlah posisi positif pada masing-masing unsur akuntansi sebagaimana yang telah dibahas dalam Belajar Akuntansi Debet dan Kredit, yaitu:

- Aset bertambah berada pada posisi debet
- Kewajiban bertambah berada pada posisi kredit
- Ekuitas/Modal bertambah berada pada posisi kredit
- Pendapatan bertambah berada pada posisi kredit
- Biaya/Beban bertambah berada pada posisi debet

2. Dengan melihat tanda positifnya maka dapat kita bentuk persamaan akuntansinya, yaitu unsur akuntansi sisi debet sama dengan unsur akuntansi sisi kredit, dengan persamaan sebagai berikut:

ASET + BIAYA = KEWAJIBAN + MODAL + PENDAPATAN

3. Dalam akuntansi; Aset, Kewajiban dan Modal merupakan komponen Neraca, sedangkan Pendapatan dan Biaya merupakan kelompok Laba (Rugi), atas hal tersebut, maka persamaan akuntansi dapat disederhanakan menjadi

- Kelompok Neraca, dengan persamaan akuntansi sebagai berikut: ASET = KEWAJIBAN + MODAL

Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa aset yang kita miliki didapat dari pinjaman dan atau dari modal

- Kelompok Laba (Rugi) dengan persamaan akuntansi sebagai berikut:
LABA (RUGI) = PENDAPATAN – BIAYA

Dalam persamaan ini dapat disimpulkan bahwa apabila Pendapatan lebih besar dari Biaya, maka selisihnya diakui sebagai Laba, jika Pendapatan lebih kecil dibandingkan dengan Biaya, maka selisihnya akan diakui sebagai Rugi

4. Hubungan Neraca dengan Laba (Rugi)
Laporan laba (rugi) merupakan transaksi yang dilakukan untuk satu periode tertentu dan hasil dari laba (rugi) akan mempengaruhi modal yang dimiliki.
Hal ini berarti jika kita mengalami laba maka modal yang kita miliki akan bertambah sebesar laba yang diperoleh, sedangkan jika mengalami kerugian maka secara otomatis modal yang kita miliki akan berkurang sebesar kerugian. Dengan demikian persamaan akuntansi untuk modal adalah sebagai berikut

MODAL = MODAL DISETOR + LABA (RUGI)



BAB III
PENUTUP

Puji syukur kami haturkan kepada Allah SWT, atas terselesaikannya makalah ini yang semoga mamperluas cakrawala pengetahuan kita dan bermanfaat bagi kita semua
Mungkin makalah ini jauh dari kesempurnaan untuk itu kami membutuhkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Kami mohon maaf apabila penulisan makalah yang kami buat terdapat kesalahan karena kami masih dalam tahap belajar.

Rabu, 04 Januari 2017

Sistem informasi pada perusahaan PT.Gojek Indonesia

           Penggunaan teknologi informasi saat ini terus berkembang dan ternyata banyak
memberikan timbal balik yang positif. Seperti banyaknya peluang bisnis baru yang
tercipta khususnya pada pemanfaatan internet.Perkembangan teknologi informasi
tersebut memungkinkan setiap orang dengan mudah melakukan kegiatan jual-beli melalui
jaringan komputer, baik dengan menggunakan internet, ekstranet atau pun intranet.

          Sebelum kita masuk lebih jauh membahas kemajuan teknologi ini kita akan membahas sedikit  tentang sim, apa sih itu sim?

Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah menurut O’Brien (2002) dikatakan bahwa SIM
suatu sistem terpadu yang menyediakan informasi untuk mendukung kegiatan
operasional, manajemen dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi. Sistem
Informasi   Manajemen   (SIM)   merupakan   sistem   informasi   yang   menghasilkan   hasil
keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang
diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen (Wikipedia,
2010) 
           Disini sim berperan sangat penting sim memiliki beberapa fungsi untuk perusahaan
yaitu:
       1.Mendukung operasi Bisnis
       2.Mengambil keputusan Managerial
       3.Mendukung keunggulan Strategi

         Peranan sistem informasi untuk operasi bisnis adalah untuk memproses transaksi
bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta
produktivitas kantor secara efisien
         Sistem Informasi Manajemen menyediakan informasi untuk mendukung
pengambilan keputusan manajemen.
         Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan
strategis dari sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses
dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan
kekuatan persaingan yang berupa :
a. Persaingan dari para pesaing yang berada di industri yang sama,
b. Ancaman dari perusahaan baru,
c. Ancaman dari produk pengganti,
d. Kekuatan tawar-menawar dari konsumen,dan
e. Kekuatan tawar-menawar dari pemasok

          Apa itu E-Commerce?
Menurut O’Brien (2011), E-Commerce adalah pembelian, penjualan, pemasaran, dan
pelayanan produk, layanan, dan informasi melalui berbagai jaringan komputer. Banyak
perusahaan sekarang menggunakan internet, intranet, extranet, dan jaringan lain untuk
mendukung setiap langkah dari proses komersial, termasuk segala sesuatu dari dukungan
iklan, penjualan, dan pelanggan di World Wide Web untuk keamanan Internet dan
mekanisme pembayaran yang memastikan penyelesaian pengiriman dan proses
pembayaran. Sebagai contoh, sistem e-commerce termasuk situs Web Internet untuk
penjualan online, akses ke database  persediaan ekstranet oleh pelanggan besar, dan
penggunaan intranet  perusahaan dengan  tenaga penjualan untuk mengakses catatan
pelanggan untuk manajemen hubungan pelanggan

          PT. Gojek Indonesia (Go-jek), pertama kali didirikan oleh Nadiem Makarim pada
tahun 2010. Go-Jek adalah perusahaan berjiwa sosial yang memimpin revolusi industri
transportasi Ojek. Go-Jek bermitra dengan  para pengendara Ojek berpengalaman di
Jakarta, Bandung, Bali & Surabaya dan menjadi solusi utama dalam pengiriman barang,
pesan antar makanan, berbelanja dan berpergian di tengah kemacetan. Tukang ojek yang
bernaung di GoJek juga sudah mencapai 7.500 driver di area Jabodetabek saja.  Dengan
perkembangannya yang pesat ini, kabarnya Go-Jek telah menuai prestasi sebagai Juara 1
dalam kompetisi bisnis Gobal Entrepreneurship, Program Indonesia (GEPI)  di Bali.
Selain itu, Go-Jek telah memperoleh berbagai penghargaan dari komunitas bisnis
maupun sosial.
Di situs resminya disebutkan Go-Jek memberikan layanan jasa  kurir (90 minute
delivery anywhere in the city), Jasa transportasi (transparent pricing, free shower cap and
masker), Jasa delivery makanan (delivering your favorite food under 60 minutes in
Jabodetabek) dan Jasa belanja dengan nominal dibawah 1 juta rupiah (shop for food,
ticket, medicine, anything under RP 1.000.000. we`ll pay for it first). Go-Jek dapat
dipesan melalui Go-Jek App yang bisa diunduh melalui Play Store maupun App store.
Dalam waktu 1 bulan aplikasi ini sudah berhasil mencapai 150 ribu download, dengan
rating 4,4 dari 5 bintang. Untuk pembayarannya pun memiliki 2 cara yaitu cash atau
menggunakan Go-Jek Credit. Go-Jek Credit adalah metode pembayaran GO-Jek yang
dibuat cashless dan dapat digunakan untuk membayar semua layanan.
Go-Jek mempunyai beberapa pelayanan yaitu :
1.Instant Courier
Instant Courier atau jasa pengiriman barang, Go-Jek bisa dimanfaatkan  sebagai
pengiriman barang secara "real time". Biaya yang dibayar tentu saja sesuai dengan jarak
tempuh yang secara otomatis sudah tertera di aplikasi. Baik dokumen maupun barang
bisa diantar. Dengan catatan untuk barang yang akan dikirimkan tidak boleh melebihi
dari pada jarak stang motor dan tinggi pengemudi.

2.Transport
Transport atau jasa transportasi, sesuai dengan  namanya Go-Jek dimanfaatkan
sebagai media transportasi khususnya diwaktu  macet dan disaat kesulitan mencari
transportasi publik.Kelebihan pada Go-Jek adalah pada awal pemesanan kita
menentukan dimana keberadaan calon penumpang dan mementukan tujuan, dan seketika
aplikasi memberikan konfirmasi harga yang harus dibayar oleh calon penumpang.

3.Food Delivery

Food Delivery  atau jasa pengiriman makanan, dengan layanan ini kita bisa order
makanan di restoran favorit kita tanpa harus pergi kesana. Tinggal order lalu beritahu
saja di aplikasi restoran yang kita maksud dan menu apa saja yang ingin kita order.
Bahkan didalam layanan  ini sudah  ada jenis-jenis  makanan yang direkomendasikan
sehingga memudahkan.


     Jadi intinya PT.Go-Jek indonesia menggunakan sistem ,yaitu sistem informasi dan E-Commerce
untuk membantu jalanya perusahaan mereka yang mana bergerak dalam bidang teransportasi,
perbelanjaan,yang mana semua di lakukan dengan online.

Jumat, 18 November 2016

Pengertian Database dan Query

Pengertian database

Basis Data (Database) Basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula di eja basis data, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.Istilah “basis data” berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas,memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer.Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional,yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan dimana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili dengan menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.Basis data juga dapat diartikan sebagai kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.
Bahasa Basis Data (Database) Bahasa basis data merupakan bahasa yang digunakan oleh user untuk berkomunikasi/berinteraksi dengan DBMS yang bersangkutan. Misalnya SQL, dBase, QUEL,dan sebagainya.Secara umum bahasa basis data terdiri atas:Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek – objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer atau sekunder.Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel,kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.
   
Jenis DML

1. mensyaratkan agar pemakai menentukan data apa yang Prosedural  diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya.
2. Nonprosedural  pemakai menentukan data yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkannya.SQL (Structured Query Language) SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS).Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : updatedata pada database atau menampilkan data dari database. Hampir semua software database mengimplementasikan bahasa SQL sebagai komponen utama dari produknya,salah satunya MySQL.
   
Objektif (Tujuan) Basis Data
a)      Kecepatan dan kemudahan (Speed)
Yaitu agar pengguna basis data dapat menyimpan data, melakukan perubahan/manipulasi terhadap data, dan menampilkan kembali data dengan lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan cara biasa (baik manual ataupun elektronis).
b)      Efisiensi ruang penyimpanan (Space) Dengan basis data kita mampu melakukan penekanan jumlah redundansi (pengulangan) data, baik dengan menerapkan sejumlah pengkodean atau dengan membuat relasi-relasi antara kelompok data yang saling berhubungan.
c)      Keakuratan (Accuracy) Agar data sesuai dengan aturan dan batasan tertentu dengan cara memanfaatkan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, dsb.
d)     Ketersediaan (Avaibility) Agar data bisa diakses oleh setiap pengguna yang membutuhkan, dengan penerapan teknologi jaringan serta melakukan pemindahan/penghapusan data yang sudah tidak digunakan / kadaluwarsa untuk menghemat ruang penyimpanan.
e)      Kelengkapan (Completeness) Agar data yang dikelola senantiasa lengkap baik relatif terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu, dengan melakukan penambahan baris-baris data ataupun melakukan perubahan struktur pada basis data; yakni dengan menambahkan field pada tabel atau menambah tabel baru.
f)       Keamanan (Security) Agar data yang bersifat rahasia atau proses yang vital tidak jatuh ke orang / pengguna yang tidak berhak, yakni dengan penggunaan account (username dan password) serta menerapkan pembedaan hak akses setiap pengguna terhadap data yang bisa dibaca atau proses yang bisa dilakukan.
g)       Kebersamaan pemakaian (Sharability) Agar data yang dikelola oleh sistem mendukung lingkungan multiuser (banyak pemakai), dengan menjaga / menghindari munculnya problem baru seperti inkonsistensi data (karena terjadi perubahan data yang dilakukan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan) atau kondisi deadlock (karena ada banyak pemakai yang saling menunggu untuk menggunakan data).
Kegunaan Basis Data Secara umum, seluruh sistem dalam kehidupan bisa menggunakan konsep basis data dalam pengelolaan informasi, karena semua sistem tersebut tak bisa lepas dari fakta.Bidang-bidang fungsional yang memanfaatkan basis data dalam hal efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi antara lain adalah:
  • Pergudangan (inventory), untuk perusahaan manufaktur (pabrik), grosir (reseller), apotik dan lain-lain.
  • Akuntansi, untuk berbagai perusahaan Layanan pelanggan (Customer care), untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelanggan (bank, konsultan, dan lain- lain).Bentuk-bentuk Perusahaan yang memanfaatkan Basis Data.
  • Perbankan, dalam melakukan pengelolaan data nasabah, tabungan, pinjaman, pembuatan laporan akuntansi, pelayanan informasi pada nasabah dan lain-lain.
  • Pendidikan / sekolah, dalam melakukan pengelolaan data siswa, penjadwalan kegiatan, perkuliahan, nilai, dan lain-lain.
  • Telekomunikasi, dalam melakukan pengelolaan data administrasi kabel / data pelanggan, menangani gangguan, dan lain-lain.
   Microsoft Access dan MySQL
   Microsoft Access
Microsoft Access (Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan, sekolahan  dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna.Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format MicrosoftAccess, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.
Adapun Program Database siswa dan guru terdiri dari beberapa aplikasi,yaitu:
1.Aplikasi Input Data Guru
2.Aplikasi Input Data Siswa
3.Aplikasi Input Data Buku Induk
4.Aplikasi Tabel Siswa
5.Aplikasi Tabel Guru

1. Aplikasi Input Data Guru
Aplikasi ini berguna untuk memasukkan data pokok guru secara sederhana dan simpel.
Masukan meliputi :
1.1. NIP/NIG
1.2. Nama
1.3. Tempat/tgl lahir
1.4. Jenis Kelamin
1.5. Agama
1.6. No. Telepon
1.7. Jabatan
1.8. Golongan
1.9. Tanggal mulai bertugas
1.10. Honor guru /jam
1.11. Jam mengajar / minggu
1.12. Foto Guru

2. Aplikasi Input Data Siswa
Aplikasi ini berguna untuk memasukkan data pokok Siswa secara sederhana dan simpel.
Masukan meliputi :
2.1. No.Induk
2.2. Nama
2.3. Tempat/tgl lahir
2.4. Jenis kelamin
2.5. Agama
2.6. Kelas
2.7. Ruang
2.8. Jurusan
2.9. Foto siswa (bisa melalui webcam)
3. Aplikasi Input Data Buku Induk

Aplikasi ini berguna untuk memasukkan data lengkap siswa
Masukkan meliputi :
3.1. No.Induk –> outo loading dari input data siswa
3.2. Nama –> outo loading dari input data siswa
3.3. Tempat/tgl lahir –> outo loading dari input data siswa
3.4. Jenis kelamin –> outo loading dari input data siswa
3.5. Agama –> outo loading dari input data siswa
3.6. Foto siswa –> outo loading dari input data siswa
3.7. Kewarganegaraan
3.8. Jumlah sudara kandung
3.9. Jumlah saudara tiri
3.10. Nama ayah
3.11. Pendidikan ayah
3.12. Pekerjaan ayah
3.13. Penghasilan ayah
3.14. Nama ibu
3.15. Pendidikan ibu
3.16. Pekerjaan ibu
3.17. Penghasilan ibu
3.18. Alamat Orang tua
Pada aplikasi ini dilengkapi fasilitas untuk mencetak buku induk.
Sehingga jika suatu saat siswa memerlukan data buku induk tinggal sekali klik data yang diperlukan sudah jadi

4.Tabel Data Siswa
Aplikasi ini memudahkan bagian administrasi sekolah untuk mengecek/mencetak data pokok siswa, cetakan bisa per siswa maupun per kelas per ruang dan per jurusan. Dengan aplikasi ini pekerjaan TU jelas lebih mudah (tinggal klik). Pada menu ini juga bisa dicetak kartu akses program (id card) yang berisi data siswa dengan disertai barcode

5. Tabel Guru
Aplikasi ini membantu bagian administrasi untuk mengecek/mencetak data guru baik berupa individu maupun semua guru dalam bentuk tabel. Pada menu ini juga bisa dicetak kartu akses program (id card)yang berisi data guru dengan disertai barcode
Peralatan yang dibutuhkan :
1. Komputer
2. Software Kami
3. Smart IT Card / Id Card (optional)
4. Barcode scanner (optional)
     
MySQL
MySQL AB Versi rilis terbaru 5.0.41 / 1 Mei 2007 Sistem operasi antar-platform Jenis RDBMS Lisensi GPL atau Lisensi Komersial Situs.
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris:database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQLAB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swediadan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson,dan Michael “Monty” Widenius.Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu php MyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL Perintah dasar MySQLBahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah – perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Sehingga kita dapat melakukan perintah – perintah SQLke dalam database MySQL, yaitu. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.b. Mengeksekusi query databasec. Mengambil data dari database. Mengubah record pada database. Menghapus record pada database Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL. Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non casesensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL.
Contoh pembuatan database dengan MySQL
Create Table :
MengisiTabel Guru
MengisiTabel Mata Pelajaran
MengisiTabelJenis_Kelamin
Mengisi Tabel Siswa


      Hardware Database

Perangkat keras
–          Prosesor atau CPU sebagai unit yang mengolah data
–          Memori RAM, tempat menyimpan data sementara
–          Hard drive, media penyimpanan semi permanen
–          Perangkat masukan, media yang digunakan untuk memasukkan data untuk diproses oleh
–          CPU, seperti mouse, keyboard, dan tablet
–          Perangkat keluaran, media yang digunakan untuk menampilkan hasil keluaran    pemrosesan
–          CPU, seperti monitor dan printer

        Software Database                                                                                                   
Perangkat Lunak Basis Data Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level):
  1. Microsoft SQL Server
  2. Visual FoxPro
  3. Oracle
  4. Arago
  5. Force
  6. Sybase
  7. Recital
  8. Interbase
  9. dbFast
  10. XBase
  11. dbXL
  12. Firebird
  13. Quicksilver
  14. MySQL
  15. Clipper
  16. PostgreSQL
  17. FlagShip
  18. Microsoft Access
  19. Harbour 22. dBase III
  20. Visual dBase
  21. FoxPro
  22. Paradox
  23. Lotus Smart Suite Approach.
Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis data rendah (low level), diantaranya:
1. Btrieve
2. Tsunami Record Manager
Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, dan mencakup cara bagaimana menginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali data dan informasi tersebut. Ilmu informasi merupakan dasar dari analisa komunikasi dan basis data.Secara lebih luas, ilmu informasi merupakan bidang interdisipliner yang berkaitan dengan beberapa aspek ilmu komputer, ilmu perpustakaan, dengan bidang kognitif, dan ilmu sosial. Sistem Manajemen Basis Data Sistem manajemen basis data (Bahasa Inggris: database management system, DBMS), atau kadang disingkat SMBD, adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. Contoh tipikal SMBD adalah akuntansi, sumber daya manusia, dan system pendukung pelanggan, SMBD telah berkembang menjadi bagian standar di bagian pendukung (back office) suatu perusahaan. Contoh SMBD adalah Oracle, SQL server 2000/2003, MS Access, MySQL dan sebagainya.DBMS merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk dapat melakukan utilisasi dan mengelola koleksi data dalam jumah yang besar. DBMS juga dirancang untuk dapat melakukan manipulasi data secara lebih mudah. Sebelum adanya BMS maka data pada umumnya disimpan dalam bentuk flat file, yaitu file teks yang ada pada sistem operasi.Sampai sekarangpun masih ada aplikasi yang menyimpan data dalam bentuk flat secara langsung. Menyimpan data dalam bentuk flat file mempunyai kelebihan dan kekurangan.Penyimpanan dalam bentuk ini akan mempunyai manfaat yang optimal jika ukuran filenya relatif kecil, seperti file password. File password pada umumnya hanya digunakan untuk menyimpan nama yang jumlahnya tidak lebih dari 1000 orang. Selain dalam bentuk flat file,penyimpanan data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program bantu seperti spreadsheet. Penggunaan perangkat lunak ini memperbaiki beberapa kelemahan dari flatfile, seperti bertambahnya kecepatan dalam pengolahan data. Namun demikian metode ini masih memiliki banyak kelemahan, diantaranya adalah masalah manajemen dan keamanan data yang masih kurang.Penyimpanan data dalam bentuk DBMS mempunyai banyak manfaat dan kelebihan dibandingkan dengan penyimpanan dalam bentuk flat file atau spreadsheet, diantaranya :

1. Performance yang didapat dengan penyimpanan dalam bentuk DBMS cukup besar, sangat jauh berbeda dengan performance data yang disimpan dalam bentuk flat file. Disamping memiliki unjuk kerja yang lebih baik, juga akan didapatkan efisiensi penggunaan media penyimpanan dan memori

2. Integritas data lebih terjamin dengan penggunaan DBMS. Masalah redudansi sering terjadi dalam DBMS. Redudansi adalah kejadian berulangnya data atau kumpulan data yang sama dalam sebuah database yang mengakibatkan pemborosan media penyimpanan.

3.Independensi Perubahan struktur database dimungkinkan terjadi tanpa harus mengubah aplikasi yang mengaksesnya sehingga pembuatan antarmuka ke dalam data akan lebih mudah dengan penggunaan DBMS.

4. Sentralisasi. Data yang terpusat akan mempermudah pengelolaan database. kemudahan di dalam melakukan bagi pakai dengan DBMS dan juga kekonsistenan data yang diakses secara bersama-sama akan lebiih terjamin dari pada data disimpan dalam bentuk file atau worksheet yang tersebar.

5. Sekuritas. DBMS memiliki sistem keamanan yang lebih fleksibel dari pada pengamanan pada file sistem operasi. Keamanan dalam DBMS akan memberikan keluwesan dalam pemberian hak akses kepada pengguna.Contoh SMBD
Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untukmembuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembagapemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan.Sumber daya manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandungdi alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
      
Jaringan dan Telekomunikasi Database
  
 Pengertian Jaringan                                                                                               
Jaringan adalah kumpulan dari sistem komputer yang saling terhubung satu sama lain. Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama sama menggunakan hardware / software yang terhubung dengan jaringan. Tiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling berhubungan di antara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya ; CDROM, Printer, pertukaran data atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
   
Pengertian Telekomunikasi

Telekomunikasi adalah kumpulan hardware dan software yang menerima atau mengirimkan informasi dari satu sistem informasi ke sistem informasi lainnya.Adapun dalam Databse menggunakan jaringan LAN (Local Area Network).

A.Local Area Network (LAN) atau Jaringan Area Lokal
Jaringan Area Lokal adalah  jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti; jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.

Keamanan Database
keamanan sistem computer dalam Database di katagorikan dalam beberapa aspek yaitu :
1.Privacy / Confidentiality
Inti utama aspek privacy  atau confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih kearah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu (misalnya sebagai bagian dari pendaftaran sebuah servis) dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentutersebut.

2.Integrity
Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. Sebuah e-mail dapat saja “ditangkap” (intercept) di tengah jalan, diubah isinya (altered,tampered, modified), kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. Dengan kata lain, integritas dari informasi sudah tidak terjaga. Penggunaan encryption dandigital signature, misalnya, dapat mengatasi masalah ini.

3.Authentication
Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul- betul asli, orang  yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli.

4.Availability
Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi

5.Nonrepudiation
Merupakan hal yang bersangkutan dengan sipengirim, sipengirim tidak dapat mengelak bahwa dialah yang mengirim  pesan/informasi itu.

6.Access control
Pengaturan (user ID) Aspek ini berhubungan dengan cara pengaturan akses kepada informasi. Hal itu biasanya berhubungan dengan masalah authentication dan juga privacy. Acces control seringkali dilakukan menggunakan kombinasi user id dan password atau dengan menggunakan mekanisme lainnya.
Aspek-aspek  ancaman keamanan komputer :
1.Interruption
Merupakan suatu ancaman terhadap availibility. Informasi dan data yang ada dalam sistem komputer dirusak dan dihapus sehingga jika dibutuhkan, data atau informasi tersebut tidak ada lagi.

2.Interception
Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan (secrecy). Informasi yang ada disadap atau orang yang tidak berhak mendapatkan akses ke komputer dimana informasi tersebut disimpan.

3.Modifikasi
Merupakan ancaman terhadap integritas, orang yang tidak berhak berhasil menyadap lalulintas informasi yang sedang dikirim dan diubah sesuai keinginan orang tersebut.

4.Febrication
Merupakan ancaman terhadap integritas. Orang yang tidak berhak berhasil meniru (memalsukan) suatu  informasi yang ada sehingga orang yang menerima informasi tersebut menyangka informasi tersebut berasal dari orang yang dikehendaki oleh si penerima informasi tersebut.

Pengembangan Sistem Database
Perkembangan teknologi basis data tidak lepas dari perkembangan teknologi komputer, baik pada perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software)nya. Perkembangan teknologi jaringan komputer dan komunikasi data merupakan salah satu penyumbang kemajuan penerapan basis data yang kemudian melahirkan sistem basis data terdistribusi. Dampak perkembangan ini tentu saja dapat dirasakan dalam kehidupan kita. Perkembangan pada dunia perangkat lunak, juga mempengaruhi perkembangan basis data, sehingga lahirlah basis data berorientasi objek dan basis data cerdas. Tabel berikut ini memperlihatkan perkembangan teknologi basis data.
Era Perkembangan Basis Data
    1960-an –     Sistem pemrosesan berkas –     DBMS
–     Layanan informasi secara online berbasis  manajemen teks
1970-an –     Penerapan sistem pakar pada suatu sistem pendukung pengambilan keputusan –     Basis data berorientasi objek
1980-an –    Sistem hyperteks, yang memungkinkan untuk melihat basis data secara acak menurut suatu kunci (seperti yang diterapkan di internet)
1990-an –     Sistem basis data cerdas –     Sistem basis multimedia cerdas
Tujuan akhir dari pembuatan Data warehouse :
–          Menyediakan data organisasi yang mudah diakses oleh manager.
–          Data yang berada di datawarehouse bersifat konsisten, dan merupakan                kebenaran.
–          Data warehouse merupakan tempat, dimana data yang telah digunakan di publikasikan.
–          Kualitas data di datawarehouse dapat diandalkan.



Pengertian Query
Query
adalah semacam kemampuan untuk menampilkan suatu data dari database dimanamengambil dari table-tabel yang ada di database, namun tabel tersebut tidak semuaditampilkan sesuai dengan yang kita inginkan. data apa yang ingin kita tampilkan.misal : data peminjam dengan buku yang dipinjam, maka nanti akan mengambil data daritable peminjam dan tabel buku.
Query
adalah suatu extracting data dari suatu database dan menampilkannya untuk 
“pengolahan” lebih lanjut.
Query
adalah pertanyaan atau permintaan informasi tertentu dari sebuah basisdata yangditulis dalam format tertentu.
Query
adalah perintah-perintah untuk mengakses data pada sistem basis data
Query
adalah merupakan bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database, yang telahdistandarkan dan lebih dikenal dengan nama Structured Query Language (SQL)
Bahasa query
(query language) adalah bahasa khusus yang digunakan untuk melakukanquery pada basis data. Contoh penggunaan bahasa query adalah: SELECT ALL WHERE
kota=”Yogyakarta” AND umur<40. Query ters
ebut meminta semua record dari basis datayang sedang digunakan (misalkan basisdata konsumen) yang bertempat tinggal di Yogyakartadan berumur lebih dari 40 tahun (kota dan umur adalah nama field yang telah didefinisikan).Standar bahasa query yang banyak digunakan adalah SQL (structured query language).Metode ini paling rumit tetapi paling fleksibel dibandingkan metode query yang lain, querydengan parameter yang telah tersedia dan query by example.
Query dibedakan menjadi 2
, yaitu1. Untuk membuat/mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi dansebagainya. Biasanya disebut dengan Data Definition Language (DDL)2. Untuk memanipulasi data, yang biasanya dikenal dengan Data Manipulation Language(DML). Manipulasi data bisa berupa:a. Menambah, mengubah atau menghapus data.b. Pengambilan informasi yang diperlukan dari database, yang mana datanya diambil daritabel maupun dari query sebelumnya
Sabtu, 11 April 2009
Contoh DDL & DML dalam database
Sebuah basis data biasanya dapat dipilih ke dalam 2 bentuk yaitu:
1. Data Definition Language(DDL)
2. Data Manipulation Languange(DML)

1. DDL
Struktur/skema basis data yang menggambarkan/mewakili desain basis data secara keseluruhan didefinisikan dengan bahasa khusus yang disebut DDL. Dengan bahasa inilah kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel dan sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data
Contohnya :
a. Create database : adalah perintah yang di gunakan untuk memulai membuat database.
b. Modify database : adalah perintah yang digunakan untuk memodifikasi database.

c. Create table : adalah perintah yang digunakan untuk membuat tabel.
d. Modify table : adalah perintah yang digunakan untuk memodifikasi table.



2. DML
Merupakan bentuk bahasa basis data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa:
a. Penyisipan/Penambahan data baru ke suatu basis data
b. Penghapusan data dari suatu basis data
c. Pengubahan data dari satu basis data



Contoh-contoh query SQL

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan contoh-contoh query dalam MySQL. Tabel-tabel yang akan kita gunakan adalah sebagai berikut:
  • matakuliah(kodemk, namamk, sks), berisi daftar matakuliah yang ditawarkan
  • dosen(nip, nama), berisi daftar dosen pengampu kuliah
  • mahasiswa(nim, nama, dosenpembimbing), berisi daftar mahasiswa
  • kuliah(kodekuliah, kodemk, nip, thnakademik, semester), berisi daftar matakuliah dan dosen pengampu
  • peserta(nim, kodekuliah, nilai), berisi kuliah yang diikuti mahasiswa beserta nilainya dalam huruf
Dalam pembahasan kali ini diasumsikan:
  • matakuliah hanya ditawarkan sekali dalam setahun, yaitu pada semester 1 (ganjil) saja atau semester 2 (genap) saja dan tidak kedua-duanya.
  • bila pernah mengulang matakuliah, nilai yang diikutkan untuk perhitungan IP adalah nilai terakhir
  • matakuliah dikatakan lulus bila nilai yang diperoleh minimal ‘D’
Berikut ini adalah contoh-contoh query dalam MySQL:
1.      Menampilkan banyaknya SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa
a.       Bila matakuliah yang diulang semua masuk dalam perhitungan
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, (
SELECT kodekuliah, kuliah.kodemk, sks
FROM kuliah, matakuliah
WHERE kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
) A
WHERE peserta.kodekuliah = A.kodekuliah
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita menampilkan jumlah SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa bila matakuliah yang diulang semua masuk dalam perhitungan. Pertama-tama, kita melakukan join tabel kuliah dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah untuk mendapatkankodekuliah, kodemk dan sks.
…(
SELECT kodekuliah, kuliah.kodemk, sks
FROM kuliah, matakuliah
WHERE kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
) A
…
Lalu hasil join tersebut diberi alias A. Selanjutnya, tabel A tadi kita join-kan dengan tabel peserta pada kondisi kodekuliah pada tabel peserta sama dengan kodekuliah pada tabelA untuk mendapatkan nim dan sks yang selanjutnya kita menjumlahkan sks dengan SUM(sks) yang dikelompokkan berdasarkan nim menggunakan GROUP BY nim.
b.      Bila matakuliah yang diulang hanya yang sesuai dengan asumsi yang masuk dalam perhitungan
SELECT nim, SUM( sks ) totalsks
FROM (
SELECT DISTINCT nim, kodemk
FROM peserta, kuliah
WHERE peserta.kodekuliah = kuliah.kodekuliah
)P, matakuliah
WHERE P.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita menampilkan jumlah SKS yang telah diselesaikan oleh masing-masing mahasiswa bila matakuliah yang diulang hanya dihitung sekali. Pertama-tama kita melakukan join tabel peserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabel peserta sama dengan kodekuliah pada tabel kuliah untuk mendapatkan nim dan kodemk.
… (
SELECT DISTINCT nim, kodemk
FROM peserta, kuliah
WHERE peserta.kodekuliah = kuliah.kodekuliah
)P …
Kata DISTINCT setelah SELECT digunakan untuk menghilangkan pengulangan record yang mempunyai nim dan kodemk yang sama agar matakuliah yang diulang oleh seorang mahasiswa hanya muncul sekali. Hasil join tersebut diberi alias P. Lalu tabel P kita join-kan dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel P sama dengan kodemk pada tabel matakuliah untuk mendapatkan nim dan sks yang dijumlahkan dengan SUM(sks) setelah dikelompokkan berdasarkan GROUP BY nim.
2.      Menampilkan data-data yang bisa untuk melakukan perhitungan IPK (berdasar asumsi di atas)
SELECT nim, kuliah.kodemk, nilai, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MA thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
Penjelasan:
Pada query ini kita melakukan join pada tiga tabel, yaitu peserta, matakuliah dan kuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabelpeserta dan kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah. Setelah itu kita lakukan operasi intersection dengan query yang menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah.
…
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MA thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
Pada query untuk menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah, kita melakukan join pada tabel peserta dan tabel kuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliahsama dengan kodekuliah pada tabel peserta. Lalu untuk mencari tahun terakhir digunakan fungsi MAangrythnakademik) setelah dikelompokkan berdasarkan nim dan kodemk denganGROUP BY nim, kodemk. Lalu operasi intersection dilakukan dengan memeriksa apakah record nim, kodemk, thnakademik dari hasil join tiga tabel ada pada hasil query untuk menampilkan tahun terakhir menyelesaikan suatu matakuliah.
3.      Menampilkan dosen yang pernah mengampu kelas matakuliah yang pesertanya tidak lebih dari 15 mahasiswa
SELECT DISTINCT nip
FROM kuliah, (
SELECT kodekuliah, COUNT( * ) jumlahpeserta
FROM peserta
GROUP
BY kodekuliah
) banyakpeserta
WHERE kuliah.kodekuliah = banyakpeserta.kodekuliah
AND jumlahpeserta <=15
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan dosen yang pernah mengampu matakuliah yang pesertanya <= 15 mahasiswa. Awalnya menggunakan tabel peserta, kita hitung dahulu jumlah peserta dari setiap kuliah dengan menggunakan COUNT setelah dikelompokkan berdasarkan kodekuliah dengan GROUP BY kodekuliah.
…(
SELECT kodekuliah, COUNT( * ) jumlahpeserta
FROM peserta
GROUP
BY kodekuliah
) banyakpeserta
…
Setelah itu query tersebut diberi alias banyakpeserta. Lalu pada query utama kita melakukan join pada tabel banyakpeserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabelkuliah sama dengan kodekuliah pada tabel banyakpeserta serta menambahkan kondisi jumlahpeserta <= 15. Pada query utama kita menampilkan nip yang di dahului dengan kataDISTINCT agar nip yang ditampilkan tidak ada perulangan.
4.      Menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus lebih dari 100 SKS
SELECT nama
FROM (
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, kuliah, matakuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP
BY nim
) yanglulus, mahasiswa
WHERE jumlahsks >100
AND yanglulus.nim = mahasiswa.nim
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus > 100 SKS. Mula-mula kita menghitung jumlah SKS dari matakuliah yang lulus untuk masing-masing mahasiswa. Kita melakukan join pada tiga tabel peserta, kuliah dan matakuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta dan kodemk pada tabel kuliah sama dengan kodemk pada tabel matakuliah disertai dengan kondisi nilai < ‘E’ yang berarti nilai >= ‘E’ tidak diikutkan. Lalu sks yang memenuhi kondisi dijumlahkan dengan SUM(sks) yang diberi alias jumlahsks setelah dikelompokkan berdasarkan nim dengan GROUP BY nim. Query tersebut diberi alias jumlahlulus.
…(
SELECT nim, SUM( sks ) jumlahsks
FROM peserta, kuliah, matakuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
GROUP
BY nim
) yanglulus …
Pada query utama kita melakukan join pada tabel yanglulus dengan mahasiswa dengan kondisi nim pada tabel yanglulus sama dengan nim pada tabel mahasiswa disertai kondisijumlahsks > 100 untuk menampilkan nama mahasiswa yang telah lulus > 100 SKS.
5.      Menampilkan banyaknya siswa yang telah lulus tugas akhir bila kode matakuliah untuk tugas akhir adalah ‘M0012’
SELECT COUNT( * ) lulusTA
FROM peserta, kuliah
WHERE nilai <  'E'
AND kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kodemk =  'M0012'
Penjelasan:
Pada query kali ini kita akan menampilkan jumlah mahasiswa yang telah lulus tugas akhir bila kode matakuliah tugas akhir = ‘M0012’. Pertama-tama kita melakukan join pada tabel peserta dankuliah dengan kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta untuk mendapatkan nilai dan kodemk. Lalu hasil join tersebut kita saring dengan kondisi nilai < ‘E’ dan kodemk = ‘M0012’ yang selanjutnya setelah disaring kita hitung dengan COUNTstar dan diberi alias lulusTA untuk menghitung jumlah mahasiswa yang telah lulus tugas akhir.
6.      Menampilkan daftar nomor dan nama mahasiswa beserta IP  berdasar dua asumsi di atas
SELECT buatip.nim, nama, (
SUM( nilaisks ) / SUM( sks )
) ip
FROM mahasiswa, (
SELECT nim, kuliah.kodemk, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilai ) ) ) * sks
) nilaisks, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MA thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
)buatip
WHERE mahasiswa.nim = buatip.nim
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query yang cukup panjang ini. kita akan menampilkan nomor dan nama mahasiswa beserta IP berdasar dua asumsi di atas. Pada awalnya kita membuat query untuk menampilkan nim,kodemk dan nilai yang sudah dikali sks. Query ini mirip seperti query yang dijelaskan pada nomor 2 dengan sedikit perubahan.
…(
SELECT nim, kuliah.kodemk, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilai ) ) ) * sks
) nilaisks, sks
FROM peserta, matakuliah, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
AND kuliah.kodemk = matakuliah.kodemk
AND (
nim, kuliah.kodemk, thnakademik
)
IN (
SELECT nim, kodemk, MA thnakademik ) thnterakhir
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
)
) buatip
Bagian yang ditebalkan merupakan perubahan yang dilakukan untuk query kali ini. Hasil query tersebut diberi alias buatip. Lalu kita melakukan join pada tabel buatip dan tabel nama dengan kondisi nim pada tabel mahasiswa sama dengan nim pada tabel buatip untuk mendapatkan nama. Selanjutnya untuk menghitung IP, kita menjumlahkan semua nilaisks dan membaginya dengan jumlah sks dengan SUM(nilaisks) / SUM(sks) setelah dikelompokkan menurut nim-nya dengan menggunakan GROUP BY nim.
7.      Menghitung IP bila asumsi kedua di atas diganti bahwa nilai yang dipakai untuk penentuan IP adalah nilai yang terbaik (dari serangkaian mengulang matakuliah)
SELECT nim, (
SUM( nilaimaxsks ) / SUM( sks )
)ip
FROM (
SELECT nim, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilaimax ) ) ) * sks
)nilaimaxsks, sks
FROM matakuliah, (
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
WHERE nilaiterbaik.kodemk = matakuliah.kodemk
)buatip
GROUP BY nim
Penjelasan:
Pada query ini kita akan menampilkan IP dengan asumsi kedua diganti menjadi nilai yang dipakai untuk menghitung IP adalah nilai yang terbaik. Mula-mula kita mencari nilai terbaik pada setiap matakuliah untuk masing-masing mahasiswa. Kita melakukan join pada tabel peserta dengan tabel kuliah pada kondisi kodekuliah pada tabel kuliah sama dengan kodekuliah pada tabel peserta untuk mendapatkan kodemk dan nilai. Lalu kita mencari nilai terbaik dari setiap matakuliah untuk masing-masing mahasiswa dengan MIN(nilai) setelah dikelompokkan berdasarkan nim dan kodemk dengan menggunakan GROUP BY nim, kodemk karena nilai ascii ‘A’ < ‘B’ < ‘C’ < ‘D’ < ‘E’.
…(
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
…
Hasil query tersebut diberi alias nilaiterbaik. Setelah itu kita melakukan join tabel nilaiterbaik dengan tabel matakuliah pada kondisi kodemk pada tabel nilaiterbaik sama dengan kodemk pada tabel kuliah untuk mendapatkan sks.
Selanjutnya ditampilkan nim, nilaimaxsks yang merupakan nilaimax dikali sks serta sks.
…(
SELECT nim, (
( 69 – ASCII( UPPER( nilaimax ) ) ) * sks
)nilaimaxsks, sks
FROM matakuliah, (
SELECT nim, kodemk, MIN( nilai ) nilaimax
FROM peserta, kuliah
WHERE kuliah.kodekuliah = peserta.kodekuliah
GROUP BY nim, kodemk
) nilaiterbaik
WHERE nilaiterbaik.kodemk = matakuliah.kodemk
)buatip
…
Hasil query tersebut diberi alias buatip. Kemudian kita menghitung IP seperti query pada nomor 6 yaitu SUM(nilaimaxsks) / SUM(sks)  setelah dikelompokkan berdasarkan nimdengan menggunakan GROUP.